Penggagas 'mal peti kemas pertama di dunia’, "Boxpark", di London,
Roger Wade, mengatakan konsep mal sementara yang ditujukan untuk
membantu usaha kecil independen segera dibangun di negara-negara lain. "Boxpark", mal yang dibangun dari peti kemas bekas yang sebelumnya
digunakan untuk kapal, dibuka di Shoreditch, London, tak lama sebelum
Olimpiade di buka dua tahun lalu.
Mal sementara dua tingkat ini terdiri dari sekitar 40 ritel, dengan produk termasuk baju, sepatu, perhiasan dan juga restoran. Roger Wade mengatakan konsep mal sementara ini telah siap diperluas jaringannya ke berbagai kota di seluruh penjuru dunia.
"Kami tengah berunding untuk mengembangkan mal seperti ini di tempat
lain di London dan juga di luar London serta beberapa di luar Inggris
termasuk Paris, Berlin, New York, San Francisco dan masih ada lagi
tawaran dari seluruh dunia untuk bermitra mendirikan mal dengan konsep
ini, “ kata Wade
Ia mengatakan dalam tahun pertama pengembangan konsep mal sementara, ia sempat kehilangan 30% pelanggan mal. Namun memasuki tahun ketiga, model konsep ini siap dikembangkan di
negara-negara lain khususnya untuk membuka peluang kepada usaha kecil
independen.
"Boxpark menciptakan konsep dengan banyak usaha kecil
independen...Saya tidak percaya dengan konsep bahwa usaha kecil akan
mati oleh toko-toko besar karena selalu ada peluang untuk toko-toko
kecil ini," kata Wade.
"Konsep Boxpark dipusatkan pada pembangunan ritel dengan biaya
rendah. Biaya ratusan juta dolar sudah bisa dihitung sementara konsumen
juga ingin melibat perubahan setiap 20 tahun. Jadi konsep ini berangkat dari perspektif yang berbeda bahwa ritel
tak perlu mengeluarkan banyak uang dengan menggunakan lahan yang tak
digunakan dan dengan model sewa," tambahnya.
Label: Peluang bisnis, peluang bisnis 2014, peluang usaha, peluang usaha 2014, peluang usaha Mal Peti Kemas

Posting Komentar